Tips agar anak terhindar dari pelecehan seksual - Jika
melihat berita di TV tentang pemerkosaan dan pelecehan terhadap anak,
kita sebagai orang tua tentu merawa was was dengan hal ini. Kali ini
Efelyn akan berbagi Tips agar anak terhindar dari pelecehan seksual. yukk kita bahas selengkapnya…
Kasus pelecehan seksual selain dapat menimbulkan efek trauma selama bertahun-tahun atau seumur hidup juga dapat merenggut nyawa sang anak. Jangan biarkan hal ini terjadi pada orang terdekat Anda.
Berikut adalah Tips agar anak terhindar dari pelecehan seksual :
Tips agar anak terhindar dari pelecehan seksual
Kasus pelecehan seksual selain dapat menimbulkan efek trauma selama bertahun-tahun atau seumur hidup juga dapat merenggut nyawa sang anak. Jangan biarkan hal ini terjadi pada orang terdekat Anda.
Berikut adalah Tips agar anak terhindar dari pelecehan seksual :
- Tidak ada rahasia Ajarkan si kecil untuk selalu terbuka dalam menyampaikan perasaannya. Buat dia selalu bercerita perasaannya baik saat senang, sedih, takut dan gembira. Hal ini membuatnya tidak akan merahasiakan hal sekecil apapun dari Anda, termasuk perlakuan yang diterimanya dari orang sekelilingnya. Dengan begitu Anda tahu siapa saja yang ia temui dan dekat dengannya.
- Jangan memakaikan aksesori yang terdapat namanya Hindari memakaikan aksesori yang terdapat nama buah hati saat ia bermain di taman atau tempat bermain, dan Anda tidak memperhatikannya dengan seksama. Bisa saja ada orang yang menghampiri dan menyebutkan namanya, kemudian berkata bahwa ia sedang dicari Anda. Buah hati pun bisa langsung menurutinya karena merasa orang asing tersebut tahu namanya.
- Ajarkan fungsi dan nama dari tiap organ tubuhnya Ajarkan sedini mungkin fungsi dan nama dari setiap organ tubuhnya termasuk organ vitalnya. Tidak masalah jika ia menyebut vagina, penis atau payudara, karena memang itulah namanya.
- Hindari menggunakan istilah untuk menyebut organ vitalnya, hal itu malah bisa membuatnya bingung. Katakan pada buah hati organ intim yang mereka miliki harus dijaga baik-baik dan tidak boleh dipegang sembarang orang dan jika ada yang memegangnya ajarkan pada si kecil untuk berteriak dan lari sekencang-kencangnya.
- Kondisikan situasi Jika buah hati sudah cukup umur dan bisa mengerti buatlah cerita dengan awalan pertanyaan “bagaimana jika”. Misalnya, “bagaimana jika ada orang dewasa yang kamu tidak kenal memberikan permen”. Jika jawaban si kecil menerima permen dan akan bermain bersamanya segera katakan padanya bahwa hal itu berbahaya.
- Buatlah buah hati mengerti bahwa situasi tersebut membahayakannya, dengan menyebutkan kemungkinan yang ada seperti bisa saja ia diculik atau disakiti dengan orang asing tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar